Numerik adalah salah satu materi penting dalam ujian Koperasi Merah Putih. Penguasaan Numerik sangat menentukan skor akhir kamu.
Halaman ini berisi contoh soal Numerik lengkap dengan pembahasan, tips strategi pengerjaan, dan link ke tryout penuh untuk simulasi ujian yang lebih realistis.
Sample
Contoh Soal Numerik
Berikut 5 contoh soal Numerik yang sering keluar di ujian Koperasi Merah Putih. Lengkap dengan pembahasan langsung di halaman ini.
#1 Soal Contoh Sedang Tingkat
Dalam Rapat Anggota Tahunan Koperasi Maju Sejahtera, ditetapkan bahwa Simpanan Pokok per anggota adalah Rp100.000,00 dan Simpanan Wajib per anggota adalah Rp25.000,00 per bulan. Jika pada akhir tahun buku tercatat 500 anggota aktif, berapakah total Simpanan Wajib yang terkumpul selama setahun?
ARp125.000.000,00
BRp150.000.000,00
CRp12.500.000,00
DRp62.500.000,00
ERp75.000.000,00
Pembahasan
Simpanan Wajib per anggota per bulan adalah Rp25.000,00. Jumlah anggota aktif adalah 500 orang. Maka, total Simpanan Wajib per bulan adalah 500 anggota x Rp25.000,00/anggota = Rp12.500.000,00. Total Simpanan Wajib selama setahun (12 bulan) adalah Rp12.500.000,00/bulan x 12 bulan = Rp150.000.000,00. Opsi B adalah jawaban yang benar.
#2 Soal Contoh Sedang Tingkat
Sebuah koperasi memiliki total modal usaha sebesar Rp500.000.000,00. Modal tersebut terdiri dari Simpanan Pokok sebesar Rp100.000.000,00, Simpanan Wajib sebesar Rp150.000.000,00, dan pinjaman dari bank sebesar Rp250.000.000,00. Berapa persentase kontribusi Simpanan Pokok terhadap total modal usaha koperasi tersebut?
A10%
B20%
C30%
D40%
E50%
Pembahasan
Untuk menghitung persentase kontribusi Simpanan Pokok terhadap total modal usaha, gunakan rumus: (Simpanan Pokok / Total Modal Usaha) x 100%. Dalam kasus ini, (Rp100.000.000,00 / Rp500.000.000,00) x 100% = 0,2 x 100% = 20%. Oleh karena itu, opsi B adalah jawaban yang benar. Opsi A, C, D, dan E salah karena menggunakan pembagian atau persentase yang tidak tepat.
#3 Soal Contoh Mudah Tingkat
Deret angka berikut menunjukkan jumlah anggota Koperasi Tani Makmur setiap tahunnya: 120, 135, 150, 165, ... Berapakah jumlah anggota pada tahun berikutnya?
A175
B180
C185
D190
E170
Pembahasan
Pola pada deret angka ini adalah penambahan 15 setiap sukunya. 120 + 15 = 135, 135 + 15 = 150, 150 + 15 = 165. Maka, suku berikutnya adalah 165 + 15 = 180. Oleh karena itu, opsi B adalah jawaban yang benar. Opsi A, C, D, dan E salah karena tidak mengikuti pola penambahan yang konsisten.
#4 Soal Contoh Sulit Tingkat
Koperasi Jasa Mandiri membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp90.000.000,00. SHU tersebut dialokasikan untuk anggota sebesar 40%, cadangan sebesar 20%, dana sosial sebesar 15%, dan lainnya sebesar 25%. Jika seorang anggota bernama Budi memiliki total simpanan (pokok dan wajib) sebesar Rp5.000.000,00 dan total transaksi dengan koperasi sebesar Rp10.000.000,00, serta total simpanan seluruh anggota adalah Rp200.000.000,00 dan total transaksi seluruh anggota adalah Rp150.000.000,00, berapakah bagian SHU yang diterima Budi jika pembagian SHU untuk anggota didasarkan pada perbandingan simpanan dan transaksi dengan perbandingan 60:40?
ARp2.700.000,00
BRp3.150.000,00
CRp3.600.000,00
DRp4.050.000,00
ERp4.500.000,00
Pembahasan
Pertama, hitung total SHU yang dialokasikan untuk anggota: 40% dari Rp90.000.000,00 = Rp36.000.000,00. Selanjutnya, hitung bobot kontribusi Budi terhadap simpanan dan transaksi anggota. Bobot simpanan Budi = (Total Simpanan Budi / Total Simpanan Seluruh Anggota) x Bobot Simpanan = (Rp5.000.000,00 / Rp200.000.000,00) x 60% = 0,025 x 0,6 = 0,015. Bobot transaksi Budi = (Total Transaksi Budi / Total Transaksi Seluruh Anggota) x Bobot Transaksi = (Rp10.000.000,00 / Rp150.000.000,00) x 40% = 0,06667 x 0,4 = 0,026668. Total bobot kontribusi Budi = Bobot Simpanan Budi + Bobot Transaksi Budi = 0,015 + 0,026668 = 0,041668. Bagian SHU yang diterima Budi = Total Bobot Kontribusi Budi x SHU yang Dialokasikan untuk Anggota = 0,041668 x Rp36.000.000,00 = Rp1.500.048,00. Karena hasil perhitungan (Rp1.500.048,00) tidak sesuai dengan pilihan jawaban yang tersedia, terdapat ketidaksesuaian antara soal dan kunci jawaban. Perhitungan yang mengarah ke kunci jawaban C (Rp3.600.000,00) memerlukan penyesuaian pada nilai SHU yang dialokasikan untuk anggota atau total simpanan/transaksi. Namun, sesuai instruksi, kunci jawaban tidak diubah. Perhitungan asli menghasilkan Rp1.500.048,00.
#5 Soal Contoh Sedang Tingkat
Dalam sebuah koperasi, perbandingan jumlah anggota laki-laki dan perempuan adalah 7:5. Jika jumlah total anggota koperasi adalah 960 orang, berapakah selisih antara jumlah anggota laki-laki dan perempuan?
A120
B160
C200
D240
E280
Pembahasan
Perbandingan jumlah anggota laki-laki dan perempuan adalah 7:5. Ini berarti total bagian perbandingan adalah 7 + 5 = 12 bagian. Jumlah total anggota adalah 960 orang. Maka, nilai satu bagian adalah 960 orang / 12 bagian = 80 orang/bagian. Jumlah anggota laki-laki adalah 7 bagian x 80 orang/bagian = 560 orang. Jumlah anggota perempuan adalah 5 bagian x 80 orang/bagian = 400 orang. Selisih antara jumlah anggota laki-laki dan perempuan adalah 560 orang - 400 orang = 160 orang. Oleh karena itu, opsi B adalah jawaban yang benar. Opsi A, C, D, dan E salah karena tidak menghitung selisih dengan benar atau menggunakan pembagian perbandingan yang salah.
Mau soal lebih banyak? Kerjakan tryout penuh dengan 52+ soal Numerik lengkap.