Materi

Apa itu Penalaran Umum?

Penalaran Umum adalah salah satu materi penting dalam ujian UTBK. Penguasaan Penalaran Umum sangat menentukan skor akhir kamu.

Halaman ini berisi contoh soal Penalaran Umum lengkap dengan pembahasan, tips strategi pengerjaan, dan link ke tryout penuh untuk simulasi ujian yang lebih realistis.

Sample

Contoh Soal Penalaran Umum

Berikut 5 contoh soal Penalaran Umum yang sering keluar di ujian UTBK. Lengkap dengan pembahasan langsung di halaman ini.

#1 Soal Contoh Sedang Tingkat
Manakah pernyataan yang PALING TEPAT menggambarkan argumen utama wacana?
  • ATeknologi smart city adalah solusi paling efektif untuk semua masalah urbanisasi
  • BKonsep smart city harus ditolak karena selalu merugikan kaum miskin kota
  • CSmart city sejati membutuhkan fondasi sosial yang kuat, bukan hanya kecanggihan teknologi
  • DIndonesia harus menghentikan urbanisasi dengan membangun kota-kota baru di luar Jawa
  • ESistem manajemen lalu lintas berbasis AI adalah prioritas utama pembangunan perkotaan
Pembahasan
Jawaban yang tepat adalah pilihan C. Penulis mengakui potensi smart city untuk mengatasi masalah urbanisasi, namun secara konsisten membangun argumen bahwa teknologi saja tidak cukup. Argumen utama dirangkum di paragraf terakhir: kota cerdas sejati membutuhkan tata kelola partisipatif, kebijakan inklusif, dan infrastruktur merata bukan sekadar teknologi canggih. Pilihan A terlalu sempit, B terlalu negatif, D mengabaikan dimensi teknologi, E tidak mencerminkan isi wacana.
#2 Soal Contoh Sedang Tingkat
Pernyataan: Implementasi teknologi smart city dapat memperburuk kesenjangan sosial jika tidak disertai kebijakan yang inklusif. SEBAB Alasan: Teknologi yang dirancang tanpa mempertimbangkan kebutuhan kelompok rentan cenderung hanya dapat diakses dan dimanfaatkan oleh mereka yang melek digital dan memiliki sumber daya.
  • APernyataan benar, Alasan benar, dan Alasan merupakan penjelasan yang tepat dari Pernyataan
  • BPernyataan benar, Alasan benar, tetapi Alasan BUKAN penjelasan yang tepat dari Pernyataan
  • CPernyataan benar dan Alasan salah
  • DPernyataan salah dan Alasan benar
  • EPernyataan salah dan Alasan salah
Pembahasan
Jawaban soal ini adalah pilihan A. Pernyataan bahwa teknologi smart city dapat memperburuk kesenjangan tanpa kebijakan inklusif adalah benar, didukung langsung oleh contoh konkret dalam wacana tentang sistem parkir pintar yang mempersulit pedagang kaki lima. Alasan yang menyebut teknologi tanpa mempertimbangkan kelompok rentan hanya menguntungkan yang melek digital juga benar. Keduanya berhubungan karena alasan menjelaskan mekanisme spesifik mengapa kesenjangan bisa terjadi.
#3 Soal Contoh Sedang Tingkat
Pertanyaan 'Smart city untuk siapa?' dalam wacana berfungsi sebagai...
  • APertanyaan yang dijawab secara rinci di paragraf berikutnya
  • BPertanyaan retoris yang mempertegas kritik bahwa smart city sering mengabaikan kelompok rentan
  • CJudul sub-bagian yang memisahkan dua argumen berbeda dalam wacana
  • DPertanyaan yang diajukan oleh warga Jakarta kepada pemerintah kota
  • EPertanyaan yang menunjukkan penulis tidak memiliki pendapat tentang smart city
Pembahasan
Jawaban yang tepat adalah pilihan B. Pertanyaan retoris ini diajukan penulis setelah memaparkan kasus konkret bahwa implementasi smart city di Jakarta justru mempersulit kelompok rentan. Fungsinya bukan untuk meminta jawaban literal, melainkan untuk mempertegas kritik bahwa perencanaan smart city sering kali mengabaikan kebutuhan mayoritas warga miskin kota. Ini adalah pertanyaan kritis yang menggugat asumsi dasar program smart city.
#4 Soal Contoh Sedang Tingkat
Manakah DUA kondisi yang menurut wacana diperlukan agar smart city benar-benar inklusif?
  • AAnggaran teknologi yang besar dan investasi asing yang masif
  • BTata kelola yang partisipatif melibatkan semua lapisan masyarakat
  • CPenghapusan sektor informal dan pedagang kaki lima dari kawasan kota
  • DKebijakan yang secara khusus memperhatikan kebutuhan kelompok rentan
  • EAdopsi teknologi terbaru dari negara-negara maju tanpa adaptasi lokal
Pembahasan
Jawaban yang tepat adalah pilihan B dan D. Wacana secara eksplisit menyebut tata kelola yang partisipatif (pilihan B) dan kebijakan yang memperhatikan kelompok rentan (pilihan D) sebagai syarat smart city yang inklusif, bersama dengan infrastruktur fisik yang merata. Pilihan A tidak disebutkan, pilihan C bertentangan dengan penekanan wacana pada inklusivitas, pilihan E juga tidak disebutkan dalam wacana.
#5 Soal Contoh Sedang Tingkat
Berdasarkan wacana, apa yang dimaksud dengan 'tekanan luar biasa pada infrastruktur kota'?
  • AMeningkatnya jumlah gedung bertingkat dan pusat perbelanjaan
  • BBerkurangnya lahan pertanian akibat ekspansi kawasan perumahan
  • CMeningkatnya permintaan akan kendaraan bermotor pribadi
  • DKemacetan, polusi, kawasan kumuh meluas, dan layanan publik yang kewalahan
  • EBerkurangnya ruang terbuka hijau akibat pembangunan industri
Pembahasan
Jawaban yang tepat adalah pilihan D. Wacana secara spesifik menyebutkan kemacetan, polusi udara, kawasan kumuh yang meluas, dan layanan publik yang kewalahan sebagai dampak urbanisasi yang cepat terhadap infrastruktur kota. Ini adalah deskripsi konkret yang diberikan wacana, bukan interpretasi luar.

Mau soal lebih banyak? Kerjakan tryout penuh dengan 2105+ soal Penalaran Umum lengkap.

Mulai Tryout Penuh
Strategi

Tips Mengerjakan Penalaran Umum

Strategi yang sudah terbukti membantu peserta meningkatkan skor.

  1. 1

    Pelajari kisi-kisi resmi dan materi inti utbk-penalaran-umum dari sumber terpercaya.

  2. 2

    Kerjakan soal-soal latihan secara rutin untuk membangun kecepatan dan akurasi.

  3. 3

    Analisis kelemahan dari hasil tryout — fokus latihan di topik yang masih lemah.

  4. 4

    Kelola waktu dengan baik: kerjakan soal mudah dulu, soal sulit di akhir.

  5. 5

    Baca pembahasan setiap soal yang salah untuk memahami konsep yang terlewat.

MulaiSekarang

Latihan Penalaran Umum sekarang

Daftar gratis, kerjakan tryout Penalaran Umum, dan lihat analisis kelemahan kamu langsung di dashboard.