Materi

Contoh Soal Fakultas Kedokteran per Subtopik

Pilih subtopik untuk lihat kumpulan contoh soal beserta pembahasannya, atau langsung latihan bertimer.

Cakupan

Materi Contoh Soal Tryout Masuk Fakultas Kedokteran per Topik

Simulasi masuk Fakultas Kedokteran menguji potensi skolastik (penalaran, kuantitatif, literasi), kompetensi akademik sains-teknologi (matematika, fisika, kimia, biologi), serta kasus klinis komprehensif setara UKMPPD. Format pilihan ganda lima opsi dengan pembahasan lengkap.

Setiap topik di bawah berisi tipe soal yang muncul di Fakultas Kedokteran sesuai Format tryout masuk FK (TPS + TKA Saintek) dan UKMPPD, sumber bank soal tryout.id kelompok Fakultas Kedokteran. Pilih topik untuk langsung berlatih soal nyata beserta pembahasannya.

Seksi 1Tes Potensi Skolastik (TPS)40 soal · 45 menit

Penalaran Umum

Penalaran induktif, deduktif, dan analitis: simpulan dari bacaan data, analogi pola, validitas argumen.

Latihan Penalaran Umum

Penalaran Kuantitatif

Operasi bilangan, perbandingan, deret, aljabar sederhana, interpretasi data numerik.

Latihan Penalaran Kuantitatif

Literasi dan Pemahaman Bacaan

Ide pokok, simpulan, makna kata dalam konteks, evaluasi argumen dari teks informasional.

Latihan Literasi dan Pemahaman Bacaan
Seksi 2Tes Kompetensi Akademik Sains-Teknologi (TKA)40 soal · 45 menit

Matematika

Aljabar, fungsi, trigonometri, kalkulus dasar, geometri, statistika dan peluang.

Latihan Matematika

Fisika

Mekanika, listrik-magnet, gelombang, termodinamika, fisika modern dasar.

Latihan Fisika

Kimia

Stoikiometri, ikatan kimia, larutan, laju reaksi, kesetimbangan, kimia organik dasar.

Latihan Kimia

Biologi

Sel, genetika, fisiologi, ekologi, evolusi, sistem tubuh manusia (relevan pra-klinis).

Latihan Biologi
Seksi 3UKMPPD Komprehensif (Ilmu Klinis)20 soal · 30 menit

Ilmu Penyakit Dalam

Kasus penyakit dalam: kardiologi, pulmonologi, endokrinologi, gastro, ginjal.

Latihan Ilmu Penyakit Dalam

Bedah dan Kegawatdaruratan

Kasus bedah umum, trauma, dan kegawatdaruratan.

Latihan Bedah dan Kegawatdaruratan

Obstetri-Ginekologi dan Pediatri

Kasus kehamilan, persalinan, ginekologi, dan tumbuh kembang anak.

Latihan Obstetri-Ginekologi dan Pediatri

Neurologi, Mata, THT, Psikiatri

Kasus saraf, mata, THT, dan kesehatan jiwa.

Latihan Neurologi, Mata, THT, Psikiatri

IKM, IKK, dan Forensik

Ilmu kesehatan masyarakat, kedokteran keluarga, etika, hukum, dan forensik.

Latihan IKM, IKK, dan Forensik
Sample

12 Contoh Soal Fakultas Kedokteran

Kerjakan dulu sendiri, lalu cek pembahasannya di bagian bawah tiap soal.

#1 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Jika (x² - 6x + 9) habis membagi P(x) = 2x³ - ax² + 48x - b maka nilai dari a + b adalah...

  1. 17
  2. 45
  3. 62 [KUNCI]
  4. 102
  5. E. 765
  • A17
  • B45
  • C62
  • D102
  • EΕ. 765
Pembahasan
Pertama, faktor dari x² - 6x + 9 adalah (x-3)². Karena (x-3)² habis membagi P(x), maka x=3 adalah akar ganda, sehingga P(3)=0 dan P'(3)=0. P(3)=2(27)-a(9)+48(3)-b=54-9a+144-b=198-9a-b=0 => 9a+b=198. P'(x)=6x²-2ax+48, P'(3)=54-6a+48=102-6a=0 => a=17. Substitusi: 9(17)+b=198 => 153+b=198 => b=45. Jadi a+b=62.
#2 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Seorang petani di wilayah Indonesia Timur menanam dua jenis tanaman, yaitu gandum dan tebu. Pada saat memasuki masa panen, wilayah Indonesia Timur sedang mengalami musim kemarau panjang. Petani tersebut merasa kecewa karena hasil panen gandumnya berkurang, meskipun hasil panen tebunya tidak bermasalah. Penyebab terjadinya perbedaan hasil panen dari kedua jenis tanaman yang ditanam oleh petani tersebut adalah .....

  • Afotorespirasi terjadi pada gandum saat musim kemarau karena gandum adalah tanaman C4
  • Bfotorespirasi tidak terjadi pada tebu saat musim kemarau karena tebu adalah tanaman C3
  • CC tebu memiliki laju fotorespirasi yang tinggi pada musim kemarau tetapi tidak pada gandum
  • Dlaju fotorespirasi dari gandum lebih rendah pada musim kemarau dibandingkan tebu
  • EE hasil panen gandum berkurang karena mengalami proses fotorespirasi pada saat musim kemarau
Pembahasan
Pada soal dijelaskan hal-hal berikut ini.Ada 2 jenis tanaman, yaitu tanaman gandum dan tanaman tebu.Mengalami musim kemarau panjang.Panen gandum berkurang sedangkan panen tebu tidak bermasalah.Untuk menjawab soal ini, kita kembalikan ke konsep dasar, bahwa semua tumbuhan hijau mengalami fotosintesis. Pada saat fotosintesis berlangsung baik, maka dihasilkan karbohidrat yang banyak untuk memenuhi kebutuhan keseharian tanaman itu sendiri dan sisanya disimpan sebagai cadangan makanan di dalam buah/biji. Fotosintesis untuk setiap tipe tanaman berbeda-beda. Tanaman dibedakan menjadi 3 tipe, yaitu sebagai berikut.a. Tanaman C3, contohnya padi, gandum, kedelai, dan kentang.b. Tanaman C4, contohnya jagung, tebu, dan sorgum.c. Tanaman CAM, contohnya kaktus dan nanas.Perbedaan fotosintesis untuk tanaman C3 (tanaman gandum) dan tanaman C4 (tanaman tebu) adalah sebagai berikut.a. Fotosintesis Tanaman C3 (Tanaman Gandum)Pada siang hari tumbuhan C3 akan menutup sebagian stomatanya untuk mengurangi penguapan. Akibatnya konsentrasi CO₂ di dalam jaringan akan berkurang dan konsentrasi O₂ hasil fotosintesis akan meningkat. Hal ini akan memicu terjadinya fotorespirasi yang kurang menguntungkan bagi tumbuhan. Fotorespirasi akan mengikat O₂ untuk menghasilkan CO₂ menggunakan ATP yang justru membuang-buang energi tumbuhan. Tumbuhan C3 rentan mengalami fotorespirasi di siang hari yang panas.b. Fotosintesis Tanaman C4 (Tanaman Tebu) Reaksi gelap pada tumbuhan C4 terjadi di dua sel yang berbeda. Penangkapan CO2 terjadi di sel mesofil daun, sedangkan siklus Calvin terjadi di sel seludang pembuluh. Hal ini akan menjadikan konsentrasi CO₂ di seludang pembuluh selalu tinggi sehingga mencegah atau mengurangi terjadinya fotorespirasi yang kurang menguntungkan.Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpul-kan bahwa hasil panen gandum berkurang pada saat kemarau panjang karena gandum termasuk tipe tanaman C3 sehingga mengalami laju fotorespirasi yang tinggi.
#3 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Jenis ikatan dan rumus senyawa yang terbentuk jika unsur X (golongan VA, memiliki 5 elektron valensi) berikatan dengan unsur 38Sr adalah ...

  • Aikatan kovalen; SrX³
  • Bikatan kovalen; Sr²X³
  • Cikatan ionik; SrX²
  • Dikatan ionik; Sr²X³
  • Eikatan ionik; Sr³X²
Pembahasan
Sr (strontium) memiliki nomor atom 38, konfigurasi elektron [Kr]5s², sehingga cenderung melepas 2 elektron membentuk Sr²⁺. Unsur X dari golongan VA memiliki 5 elektron valensi, cenderung menerima 3 elektron membentuk X³⁻. Ikatan yang terjadi adalah ionik. Untuk mencapai netralitas, diperlukan 3 ion Sr²⁺ dan 2 ion X³⁻, sehingga rumus senyawa adalah Sr₃X₂.
#4 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Perhatikan pernyataan di bawah ini!
(1) Bakteri dalam jumlah yang banyak dapat dikultur pada ruangan yang berukuran kecil.
(2) Bakteri dapat bereproduksi dan menghasilkan insulin dengan cepat.
(3) Ditemukan beberapa pengguna insulin yang berasal dari sapi/babi mengalami reaksi alergi.
(4) Insulin yang dihasilkan dari bakteri tidak sama dengan insulin yang dihasilkan pankreas manusia.
Bakteri dapat direkayasa secara genetik untuk menghasilkan hormon insulin. Sebelum metode tersebut dikembangkan, satu-satunya insulin yang tersedia berasal dari ekstrak pankreas sapi atau babi
Pernyataan yang benar mengenai pembuatan insulin dari bakteri dan sapi/babi adalah......

  • A(1) dan (2)
  • B(1), (2), dan (3)
  • C(1), (2), dan (4)
  • D(1), (3), dan (4)
  • EE (2), (3), dan (4)
Pembahasan
Sebelum ditemukan metode rekayasa genetika yang diterapkan untuk pembuatan hormon insulin dari bakteri, insulin untuk pengobatan penderita diabetes diperoleh dari pankreas sapi atau babi. Namun, produksi insulin yang berasal dari sapi/babi tersebut memiliki kelemahan, yaitu terbatasnya insulin yang dapat diproduksi, adanya kemungkinan efek samping yang ditimbulkan karena insulin yang dihasilkan tidak sama persis seperti yang dihasilkan oleh manusia (pernyataan 3 benar). Jadi, penemuan teknik rekayasa genetika untuk pembuatan insulin dari bakteri akan menguntungkan karena insulin yang dihasilkan adalah insulin yang berasal dari pankreas manusia sehingga identik dan tidak menimbulkan efek samping, serta dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif singkat (pernyataan 2 benar). Hal tersebut dikarenakan penggunaan bakteri Escherichia coli yang memiliki waktu reproduksi yang cukup pendek. Selain itu penggunaan bakteri juga menghemat ruang karena merupakan mikroorganisme yang dapat dikultur di laboratorium (pernyataan 1 benar), serta keberadaannya tidak terikat waktu karena bakteri ini ditemukan bersimbiosis di dalam tubuh (di usus besar) manusia.
#5 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Pasien yang mengalami gagal ginjal melakukan proses cuci darah (dialisis) secara teratur. Di tingkat molekul, cuci darah bertujuan untuk ...

  • Amemasukkan cairan elektrolit ke dalam darah
  • Bmenambahkan KCl ke dalam darah dan mengurangi NaCl dalam darah
  • Cmenyeimbangkan kadar air dalam darah dengan larutan pencuci darah
  • Dmengeluarkan urea dan zat lain yang berukuran kecil dari darah
  • Emengurangi kadar protein dan lemak yang tidak berguna dalam darah
Pembahasan

Dialisis merupakan pemisahan koloid dengan cara mengurangi ion-ion pengganggu dalam sistem koloid menggunakan selaput semi-permeabel. Selaput ini hanya melewatkan molekul air dan ion-ion saja, sedangkan partikel koloid tetap tinggal. Dalam darah sebagai sistem koloid, terdapat ion-ion pengganggu seperti urea dan zat lain yang perlu dikeluarkan dari darah. Normalnya, fungsi ini dijalankan oleh organ ginjal. Namun, pada pasien penderita gagal ginjal perlu dilakukan cuci darah untuk menge-luarkan urea dan zat-zat pengganggu lainnya yang seharusnya tidak terdapat dalam darah.

#6 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Pada tumbuhan, ketika epidermis mengalami kerusakan akibat pertumbuhan sekunder, tersayat, atau mengelupas akan digantikan oleh jaringan pelindung baru yang dihasilkan oleh ...

  • Akambium vaskuler
  • Bkambium gabus
  • Clentisel
  • Dstele
  • Efloem sekunder
Pembahasan

Selama proses pertumbuhan sekunder, epidermis akan mengalami kerusakan seperti tersayat, mengelupas, kering, dan lain sebagainya. Lapisan epidermis akan digantikan oleh jaringan pelindung baru yang dihasilkan oleh kambium gabus (felogen) yang menghasilkan sel-sel gabus. Sel-sel gabus dan jaringan gabus akan membentuk periderm. Periderm adalah lapisanpelindung tubuh tumbuhan pada pertumbuhan sekunder yang akan menggantikan epidermis.

#7 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Pada pembuatan tanaman bonsai sering kali dilakukan pemotongan akar. Hal tersebut bertujuan untuk ....

  • Amengurangi kadar hormon auksin
  • Bmengurangi kadar hormon sitokinin
  • Cmengurangi penyerapan air
  • Dmenghambat pertumbuhan akar
  • EE menghambat pemanjangan batang
Pembahasan
Pemotongan ujung akar pada tanaman bonsai dapat menyebabkan terhambatnya produksi hormon sitokinin. Hormon sitokinin dihasilkan terutama di ujung akar dan berperan dalam proses pembelahan sel. Terbatasnya produksi sitokinin akan menyebabkan proses pembelahan sel untuk memproduksi tunas dan daun baru terhambat sehingga tanaman akan terus berukuran kecil. Selain itu, untuk menjaga agar tanaman bonsai tetap berukuran kecil dapat dilakukan dengan pemangkasan tunas ujung (apikal), hal ini dikarenakan pada ujung tunas dihasilkan hormon auksin yang berperan dalam proses pemanjangan sel.
#8 Soal Contoh
TopikTKA SaintekSedang Tingkat

Pernyataan yang benar terkait dengan Garis Wallace dan penyebaran fauna di Indonesia adalah terjadinya perbedaan yang kontras antara pulau ....

  • ATimor dan Lombok
  • BLombok dan Bali
  • CSulawesi dan Halmahera
  • DSeram dan Papua
  • EKalimantan dan Jawa
Pembahasan

Garis Wallace membagi wilayah Indonesia menjadi 3 daerah, yaitu daerah sebelah barat garis Wallace, daerah sebelah timur garis Wallace, dan daerah peralihan. Pembagian wilayah tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan persebaran fauna di Indonesia. Persebaran fauna berdasarkan pembagian daerah tersebut, yaitu sebagai berikut.
a. Daerah sebelah barat garis Wallace, meliputi Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Jenis fauna pada daerah ini adalah gajah, orang utan, tapir, badak bercula satu, dan beruang madu.
b. Daerah sebelah timur garis Wallace meliputi Pulau Halmahera, Kepulauan Aru, Pulau Seram, dan Papua. Jenis fauna pada daerah ini adalah kasuari, cenderawasih, walabi, babi rusa, dan kuskus.
C. Daerah peralihan (wilayah Wallacea), meliputi Sulawesi, Maluku, Pulau Timor, Pulau Lombok, Nusa Tenggara. Jenis fauna pada daerah ini adalah komodo, tarsius, burung maleo, dan anoa.

#9 Soal Contoh
TopikTPSSedang Tingkat

Dua dadu dilempar undi secara bersamaan. Hubungan yang benar antara kuantitas P dan Q berikut berdasarkan informasi yang diberikan adalah ...
P: Peluang munculnya kedua mata dadu sama
Q: Peluang jumlah kedua mata dadu lebih dari 9

  • AP > Q
  • BQ > P
  • CP = Q
  • DInformasi yang diberikan tidak cukup untuk memutuskan salah satu dari tiga pilihan di atas
  • EQ x P
Pembahasan

Peluang kedua mata dadu sama = (1,1), (2,2), ..., (6,6) → 6 kemungkinan dari 36 → 6/36 = 1/6
Jumlah > 9: (4,6), (5,5), (5,6), (6,4), (6,5), (6,6) → 6 kemungkinan dari 36 → 6/36 = 1/6

#10 Soal Contoh
TopikTPSSedang Tingkat

Siapkan wadah yang diisi dengan larutan air garam. Masukkan benih padi yang akan ditanam. Benih yang baik akan tenggelam dalam larutan tersebut.
Jika benih padi mengapung di larutan air garam, manakah simpulan yang BENAR?

  • ABenih padi belum siap tanam
  • BBenih padi berkualitas rendah
  • CBenih padi memerlukan perlakuan khusus saat ditanam.
  • DBenih padi akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk tumbuh.
  • EBenih padi perlu direndam dalam larutan air garam.
Pembahasan

Pembahasan: Dalam pengujian benih dengan larutan air garam, benih yang tenggelam adalah benih yang baik, sedangkan yang mengapung adalah benih dengan kualitas rendah. Jadi, simpulan yang benar jika benih mengapung adalah bahwa benih tersebut berkualitas rendah.

#11 Soal Contoh
TopikTPSSedang Tingkat

2, 5, 10, 17, 26, 37, 50,...
Bilangan yang tepat untuk melengkapi deret tersebut adalah ..

  • A63
  • B64
  • CC 65
  • D66
  • EE 67
Pembahasan

Selisih antar suku berturut-turut:
5 - 2 = 3
10 - 5 = 5
17 - 10 = 7
26 - 17 = 9
37 - 26 = 11
50 - 37 = 13
Selisihnya adalah bilangan ganjil bertambah 2 setiap kali (3, 5, 7, 9, 11, 13,...). Selisih berikutnya adalah 15.
Suku selanjutnya = 50 + 15 = 65.

#12 Soal Contoh
TopikTPSSedang Tingkat

Dalam suatu kelas, proporsi siswa laki-laki dan perempuan adalah 60% dan 40%. Jika pada suatu hari siswa yang hadir hanya 80% dan siswa perempuan semuanya hadir, maka perbandingan siswa laki-laki dan perempuan pada hari tersebut adalah...

  • A2:3
  • B1:1
  • C3:2
  • D2:1
  • E1:2
Pembahasan

Misal total siswa = 100 orang
Laki-laki = 60% × 100 = 60 orang
Perempuan = 40% × 100 = 40 orang
Hari itu:
Siswa hadir 80% dari total, jadi 80 orang hadir
Semua perempuan hadir → 40 perempuan hadir
Jadi, siswa laki-laki yang hadir = 80 - 40 = 40 orang
Perbandingan siswa laki-laki dan perempuan yang hadir:
= 40 : 40
= 1 : 1

Mau soal lebih banyak? Kerjakan tryout penuh dengan 340+ soal Fakultas Kedokteran lengkap.

Mulai Tryout Penuh
FAQ

Pertanyaan Umum Contoh Soal Fakultas Kedokteran

Apakah contoh soal Fakultas Kedokteran ini gratis?

Ya, seluruh contoh soal Fakultas Kedokteran beserta pembahasannya bisa diakses gratis di RuangTes. Daftar akun untuk latihan lebih banyak soal dan simulasi tryout penuh.

Apakah setiap soal dilengkapi pembahasan?

Ya. Setiap contoh soal disertai pembahasan langkah demi langkah beserta kunci jawaban yang ditandai, sehingga kamu paham konsep, bukan sekadar menghafal jawaban.

Berapa banyak soal Fakultas Kedokteran yang tersedia di RuangTes?

Tersedia 340+ soal Fakultas Kedokteran di RuangTes, tersebar di latihan per subtopik dan tryout simulasi CAT dengan timer realistis.

Tryout

Tryout Penuh Fakultas Kedokteran

Setelah cukup berlatih dengan contoh soal, simulasikan di tryout penuh dengan timer realistis.

Lihat semua tryout
SoalLebih Banyak

Kuasai Fakultas Kedokteran dengan soal lebih banyak

Daftar gratis untuk akses 340+ soal Fakultas Kedokteran dengan pembahasan, analisis kelemahan, dan rekomendasi latihan.