Berikut kumpulan contoh soal IPA yang muncul di ujian SMP, dilengkapi pembahasan langkah demi langkah. Kerjakan tiap soal dulu secara mandiri, lalu buka pembahasan untuk mengecek cara dan konsepnya. Setelah cukup paham, lanjut ke latihan IPA bertimer.

Sample

14 Contoh Soal IPA

Kerjakan dulu sendiri, lalu cek pembahasannya di bagian bawah tiap soal.

#1Soal ContohSedang Tingkat

Sebuah teko listrik diisi air sebanyak 1,5 kg dengan suhu 25°C. Jika kalor yang diserap 12.600 joule dan kalor jenis air = 4.200 J/kg°C, suhu akhir air tersebut adalah....

  • A27°C
  • B42°C
  • C45°C
  • D52°C
Pembahasan
Halo calon ASN dan mahasiswa! Mari kita bedah soal teko listrik ini biar gampang banget dipahami. **Inti Soalnya:** Kita punya air di teko yang dipanaskan. Kita tahu berapa banyak airnya (massa), suhu awalnya, berapa banyak panas yang dikasih (kalor), dan seberapa "bandel" air itu untuk naik suhunya (kalor jenis). Nah, kita disuruh cari tahu suhu akhirnya berapa. **Kenapa Jawaban A (27°C) Benar?** Ini pakai rumus dasar fisika tentang kalor: **Q = m * c * ΔT** * **Q:** Kalor yang diserap (12.600 J) * **m:** Massa air (1,5 kg) * **c:** Kalor jenis air (4.200 J/kg°C) * **ΔT:** Perubahan suhu (suhu akhir - suhu awal) Kita mau cari ΔT dulu. Dari rumus di atas, kita bisa susun ulang jadi: **ΔT = Q / (m * c)** Yuk kita hitung: ΔT = 12.600 J / (1,5 kg * 4.200 J/kg°C) ΔT = 12.600 J / 6.300 J/°C ΔT = 2°C Nah, ΔT ini artinya **perubahan suhu**. Jadi, suhu air naik sebesar 2°C. Suhu awal air adalah 25°C. Suhu akhir = Suhu awal + ΔT Suhu akhir = 25°C + 2°C = **27°C**. Makanya pilihan A benar! **Kenapa Pilihan Lain Salah?** Pilihan lain (B, C, D) itu kemungkinan didapat dari kesalahan perhitungan, misalnya salah memasukkan angka, salah membagi, atau salah mengalikan. **Tips Cepat Mengerjakan Soal Serupa:** 1. **Pahami Rumusnya:** Ingat rumus Q = m * c * ΔT. Ini kunci utama. 2. **Identifikasi yang Diketahui:** Tulis dulu apa saja yang sudah diketahui (m, c, Q, suhu awal). 3. **Fokus Cari ΔT:** Kalau yang ditanya suhu akhir, cari dulu perubahan suhunya (ΔT) dengan rumus ΔT = Q / (m * c). 4. **Hitung Suhu Akhir:** Setelah dapat ΔT, tinggal tambahkan ke suhu awal. Semoga penjelasan ini bikin kamu makin pede ya! Semangat belajarnya!
#2Soal ContohSedang Tingkat

Apabila salah satu ujung besi dipanaskan seperti pada gambar, maka ujung yang lain akan menjadi panas. Perpindahan kalor yang terjadi secara ....

  • Akonduksi
  • Bkonveksi
  • Cradiasi
  • Dinduksi
Pembahasan

Ada 3 jenis perpindahan kalor

Konduksi -> tanpa disertai perpindahan partikel zat 

Konveksi ->disertai perpindahan partikel zat 

Radiasi-> tanpa zat perantara

Pada saat ujung besi dipanaskan maka ujung lainnya akan ikut panas. Hal ini terjadi karena panas pada ujung awal (ujung dekat api) dihantarkan oleh partikel-partikel pada besi tetapi partiket tersebut tidak ikut berpindah. Sehingga perpindahan kalor yang terjadi pada kasus ini adalah konduksi.'

#3Soal ContohSedang Tingkat

Suhu sebuah benda diukur dengan termometer Celsius menunjukkan angka 80°C. Jika benda tersebut diukur dengan termometer Fahrenheit, maka hasil pengukuran suhu benda tersebut adalah....

  • A80°F
  • B112°F
  • C144°F
  • D176°F
Pembahasan
## Penjelasan Soal Konversi Suhu ### Jawaban Benar: D. 176°F --- ### 1. Mengapa D benar? Ini soal konversi suhu dari Celsius ke Fahrenheit. Rumusnya: **°F = (°C × 9/5) + 32** Jadi, masukkan angka 80°C: - 80 × 9/5 = 80 × 1,8 = 144 - 144 + 32 = **176°F** **Logika sederhana:** Skala Fahrenheit "lebih rapat" daripada Celsius. Artinya, setiap kenaikan 1°C setara dengan kenaikan 1,8°F. Selain itu, Fahrenheit punya titik awal yang berbeda (32°F = 0°C), jadi setelah dikalikan, kita harus menambahkan 32. --- ### 2. Mengapa pilihan lain salah? - **A. 80°F** → Ini jebakan. Orang yang tidak hafal rumus mungkin mengira suhu sama di semua skala. Padahal skala berbeda. - **B. 112°F** → Ini hasil jika lupa menambahkan 32 (hanya 80 × 1,4 atau salah hitung). Atau mungkin mengira 80 + 32 = 112, tapi itu salah karena harus dikalikan dulu. - **C. 144°F** → Ini hasil perkalian 80 × 1,8 = 144, tapi **lupa menambahkan 32**. Padahal 32 itu wajib karena titik beku air di Fahrenheit = 32°F, bukan 0°F. --- ### 3. Tips Cepat Mengerjakan **Trik menghafal:** - **C ke F:** "Kali 9, bagi 5, tambah 32" (ingat urutannya: ×9/5 lalu +32) - **F ke C:** "Kurang 32, kali 5, bagi 9" **Cara cepat tanpa kalkulator:** - 80 × 9/5 = 80 ÷ 5 = 16, lalu 16 × 9 = 144 - 144 + 32 = 176 **Angka penting untuk diingat:** - 0°C = 32°F (air membeku) - 100°C = 212°F (air mendidih) - 37°C = 98,6°F (suhu tubuh normal) Kalau kamu ingat 0°C = 32°F, kamu tidak akan lupa menambahkan 32. Selamat belajar! 💪
#4Soal ContohSedang Tingkat

Air yang dipanaskan diukur menggunakan termometer menunjukan angka 122°F, angka tersebut sama dengan ....

  • A10°C
  • B20°C
  • C30°C
  • D50°C
Pembahasan
**Penjelasan Soal Konversi Suhu** **1. Mengapa Jawaban D (50°C) Benar?** Konsepnya: Ada rumus tetap untuk mengubah Fahrenheit (°F) ke Celsius (°C), yaitu: **°C = 5/9 × (°F – 32)** Langkahnya: - Suhu di termometer = 122°F - Kurangi dulu dengan 32: 122 – 32 = 90 - Lalu kalikan dengan 5/9: 90 × 5/9 = 50 Jadi, 122°F = 50°C. Jawaban D benar. **2. Mengapa Pilihan Lain Salah?** - A (10°C): Ini hasil jika kamu lupa mengurangi 32, atau salah hitung (misal 90 × 1/9 = 10). Padahal harus dikali 5/9, bukan 1/9. - B (20°C): Kemungkinan dari kesalahan membagi (90 ÷ 4,5) atau salah ingat rumus. - C (30°C): Ini hasil jika kamu mengalikan 90 dengan 1/3, bukan 5/9. Jadi semua pilihan lain berasal dari kesalahan operasi hitung atau rumus. **3. Tips Cepat Mengerjakan Soal Serupa** - **Hafal rumus dasar:** °C = 5/9 × (°F – 32). Ini paling penting. - **Trik angka:** Ingat patokan suhu tubuh manusia 98,6°F = 37°C, dan air mendidih 212°F = 100°C. Kalau soalnya 122°F, itu di antara keduanya, jadi masuk akal hasilnya 50°C (setengah dari 100°C). - **Cek logika:** Fahrenheit selalu lebih besar angkanya daripada Celsius untuk suhu di atas 0°C. Jadi kalau jawabanmu lebih besar dari 122, pasti salah. - **Latihan cepat:** Untuk kelipatan 18°F, perubahan Celsius-nya 10°C. Dari 32°F (0°C) ke 122°F selisihnya 90°F = 5 × 18°F, berarti 5 × 10°C = 50°C. Ini cara paling cepat tanpa kalkulator! **Kesimpulan:** Selalu kurangi 32 dulu, lalu kalikan 5/9. Dengan latihan, kamu bisa langsung menebak jawaban lewat pola kelipatan 18°F = 10°C. Semangat belajar!
#5Soal ContohSedang Tingkat

Sebuah benda memiliki massa 300 gram dan volume 20 cm³. Massa jenis benda tersebut adalah ....

  • A3,0 g/cm³
  • B7,5 g/cm³
  • C15 g/cm³
  • D320 g/cm³
Pembahasan
Massa jenis dihitung dengan rumus ρ = m/V. Jadi, ρ = 300 g ÷ 20 cm³ = 15 g/cm³. Jawaban yang benar adalah C.
#6Soal ContohSedang Tingkat

Tutup botol dari logam yang terlalu rapat dapat dibuka dengan mudah jika siram dengan air panas. Hal ini dapat terjadi karena koefisien muai tutup botol....

  • Alebih besar daripada koefisien muai mulut botol kaca
  • Blebih kecil daripada koefisien muai mulut botol kaca
  • Clebih besar daripada koefisien muai udara di dalam botol
  • Dlebih kecil daripada koefisien muai udara di dalam botol
Pembahasan

Semakin besar koefisien muai yang dimiliki, suatu benda, maka pemuaian pada benda tersebut akan semakin cepat. 

Perhatikan gambar dalam soal. Setelah tutup botol yang terbuat dari logam disiram dengan air panas, maka tutup botol tersebut akan mengalami pemuaian. Karena koefisien muai logam penyusun tutup botol lebih besar daripada koefisien muai mulut botol kaca, maka pemuaian tutup botol menjadi lebih besar daripada mulut botol kaca, hal ini membuat tutup botol yang tadinya rapat menjadi longgar.

#7Soal ContohSedang Tingkat

Perhatikan sifat zat berikut!

  • Bentuknya mengikuti bentuk wadahnya
  • Susunan molekulnya Tidak teratur
  • Gaya tarik antarmolekulnya lemah
  • Mudah mengalir .

Sifat zat tersebut dimiliki oleh ....

  • Abenda padat
  • Bbenda cair
  • Cbenda gas
  • Dbenda cair dan gas
Pembahasan

Sifat zat yang berbentuk cair adalah

  • Bentuknya mengikuti bentuk wadahnya
  • Susunan molekulnya tidak teratur
  • Gaya tarik antar molekulnya Lemah
  • Memiliki volume tetap
  • Susah dimampatkan
  • Umumnya mempunyai massa jenis sedang
  • Mudah mengalir
#8Soal ContohSedang Tingkat

Termometer yang dicelupkan ke dalam air hangat menunjukkan angka 59°F. Suhu air tersebut dalam Kelvin adalah ... K.

  • A273
  • B288
  • C293
  • D300
Pembahasan
Ubah Fahrenheit ke Celsius: (59 - 32) × 5/9 = 15°C. Kemudian ubah ke Kelvin: 15 + 273 = 288 K. Jawaban yang benar adalah B.
#9Soal ContohSedang Tingkat

Besar kalor yang diperlukan oleh 200 gram es pada proses A ke C, jika kalor jenis es 2.100 J/kg°C, kalor lebur es 340.000 J/kg, kalor jenis air 4.200 J/kg°C adalah ....

  • A2.100 J
  • B4.200 J
  • C68.000 J
  • D72.200 J
Pembahasan
## Penjelasan Soal Kalor ### Mengapa Jawaban D (72.200 J) Benar? Soal ini tentang **perubahan wujud es menjadi air**. Proses A ke C artinya es dipanaskan dari suhu di bawah 0°C sampai menjadi air. Bayangkan prosesnya seperti ini: - **A ke B**: Es dipanaskan dari -10°C sampai 0°C (es tetap padat, tapi suhunya naik) - **B ke C**: Es pada 0°C melebur menjadi air pada 0°C (suhu tetap, tapi wujud berubah) **Langkah 1 - Hitung kalor untuk menaikkan suhu es (A ke B):** - Massa = 200 gram = 0,2 kg - Kalor jenis es = 2.100 J/kg°C - Kenaikan suhu = 10°C (dari -10°C ke 0°C) - Q₁ = m × c × ΔT = 0,2 × 2.100 × 10 = **4.200 J** **Langkah 2 - Hitung kalor untuk meleburkan es (B ke C):** - Kalor lebur es = 340.000 J/kg - Q₂ = m × kalor lebur = 0,2 × 340.000 = **68.000 J** **Total kalor = Q₁ + Q₂ = 4.200 + 68.000 = 72.200 J** ✅ --- ### Mengapa Pilihan Lain Salah? - **A (2.100 J)**: Hanya mengalikan kalor jenis dengan massa tanpa memperhitungkan kenaikan suhu dan kalor lebur. - **B (4.200 J)**: Hanya menghitung kalor untuk menaikkan suhu es (tahap A ke B saja), lupa kalor lebur. - **C (68.000 J)**: Hanya menghitung kalor lebur (tahap B ke C saja), lupa kalor untuk menaikkan suhu es. --- ### Tips Cepat Mengerjakan 1. **Baca grafik dengan teliti** - Perhatikan suhu awal dan akhir setiap tahap. 2. **Pisahkan perhitungan** - Hitung dulu kalor untuk perubahan suhu (Q = m·c·ΔT), lalu kalor untuk perubahan wujud (Q = m·L). 3. **Jangan lupa konversi gram ke kg** - Bagi dengan 1.000. 4. **Ingat rumus kunci**: Kalor total = kalor perubahan suhu + kalor perubahan wujud. Semoga membantu! Latihan soal seperti ini akan membuatmu semakin terbiasa. 💪
#10Soal ContohSedang Tingkat

Perhatikan sifat zat berikut!

  • Bentuknya tetap
  • Susunan molekulnya teratur
  • Gaya tarik antarmolekulnya kuat
  • Tidak dapat mengalir

Sifat zat tersebut dimiliki oleh

  • Abenda padat
  • Bbenda cair
  • Cbenda gas
  • Dbenda cair dan gas
Pembahasan
Sifat zat yang berbentuk padat adalah: Bentuknya tetap. Susunan molekulnya teratur. Gaya tarik antarmolekulnya kuat. Memiliki volume tetap. Tidak dapat dimampatkan. Umumnya mempunyai massa jenis besar. Tidak dapat mengalir.
#11Soal ContohSedang Tingkat

Naiknya suhu bumi (pemanasan gobal) berdampak kurang baik terhadap bumi dan lingkungannya. Salah satu dampak negatif dari pemanasan global adalah....

  • Amenurunkan frekuensi angin
  • Bbergesernya arah angin timur dan barat
  • Cnaiknya permukaan air laut
  • Dmeningkatnya populasi plankton dr laut
Pembahasan

Pemanasan global merupakan proses kenaikkan suhu rata-rata yang terjadi pada atmosfer Bumi. Kenaikan suhu ini sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Pemanasan global dapat menyebabkan naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, perubahan jumlah dan pola presipitasi, hilangnya gletser, punahnya berbagai jenis hewan, dan terpengaruhnya hasil pertanian.

#12Soal ContohSedang Tingkat

Aluminium yang massanya 1 kg dengan suhu 30°C dan kalor jenisnya 900 J/kg°C dipanaskan dengan kalor sebanyak 45 kilojoule. Suhu akhir aluminium setelah dipanaskan adalah ....

  • A20°C
  • B30°C
  • C50°C
  • D80°C
Pembahasan
Diketahui: m = 1 kg, T1 = 30°C, c = 900 J/kg°C, Q = 45 kJ = 45000 J. Ditanya: T2. Rumus: Q = m c ΔT → ΔT = Q/(m c) = 45000/(1*900) = 50°C. Maka T2 = T1 + ΔT = 30 + 50 = 80°C. Jawaban: D.
#13Soal ContohSedang Tingkat

Ketika alat tersebut sedang digunakan, perubahan energi yang terjadi adalah ....

  • AEnergi kimia ⇒ energi cahaya ⇒ energi panas
  • BEnergi panas ⇒ energi cahaya ⇒ energi kimia
  • CEnergi panas ⇒ energi kimia + energi cahaya
  • DEnergi kimia ⇒ energi panas + energi cahaya
Pembahasan
Hukum kekekalan energi berbunyi "energi tidak dapat dimusnahkan, energi hanya dapat berpindah dari bentuk satu ke bentuk lainnya". Pada saat kompor minyak dinyalakan maka akan terjadi perubahan energi kimia ⇒ energi panas + cahaya. Energi kimia berasal dari minyak yang digunakan pada kompor dan energi panas + cahaya berasal dari api yang ditimbulkan oleh kompor.
#14Soal ContohSedang Tingkat

Fungsi celah pada sambungan rel kereta api adalah..

  • Aada saat besi memuai rel tidak melengkung
  • Bmengurangi gesekan roda kereta api
  • Cpada saat besi memuai, rel tidak terlepas dari bantalannya
  • Dsaat dilewati kereta api, rel tidak melengkung
Pembahasan
Salah satu contoh penerapan konsep pemuaian dalam kehidupan sehari-hari adalah memberikan celah pada sambungan rel kereta api. Tujuan diberikannya celah tersebut adalah untuk menjaga agar rel tidak melengkung karena mengalami pemuaian pada waktu siang hari.

Mau berlatih dengan timer? Kerjakan 19+ soal IPA dalam mode simulasi CAT.

Mulai Latihan IPA
FAQ

Pertanyaan Umum

Apakah contoh soal IPA (SMP) ini gratis?

Ya, seluruh contoh soal IPA (SMP) beserta pembahasannya bisa diakses gratis di RuangTes. Daftar akun untuk latihan lebih banyak soal dan simulasi tryout penuh.

Apakah setiap soal dilengkapi pembahasan?

Ya. Setiap contoh soal disertai pembahasan langkah demi langkah beserta kunci jawaban yang ditandai, sehingga kamu paham konsep, bukan sekadar menghafal jawaban.

Berapa banyak soal SMP yang tersedia di RuangTes?

Tersedia 19+ soal SMP di RuangTes, tersebar di latihan per subtopik dan tryout simulasi CAT dengan timer realistis.

Bagaimana cara latihan IPA dengan timer?

Buka menu Latihan IPA atau tryout SMP di RuangTes untuk mengerjakan soal dalam mode simulasi CAT lengkap dengan timer, navigasi nomor, dan skor otomatis.

Tryout

Tryout SMP

Simulasikan IPA bersama subtes lain di tryout penuh dengan timer realistis.

Lihat semua tryout
SoalLebih Banyak

Kuasai IPA SMP

Daftar gratis untuk akses ratusan soal IPA dengan pembahasan, analisis kelemahan, dan rekomendasi latihan.