Berikut kumpulan contoh soal Pemecahan Masalah yang muncul di ujian LPDP, dilengkapi pembahasan langkah demi langkah. Kerjakan tiap soal dulu secara mandiri, lalu buka pembahasan untuk mengecek cara dan konsepnya. Setelah cukup paham, lanjut ke latihan Pemecahan Masalah bertimer.

Sample

30 Contoh Soal Pemecahan Masalah

Kerjakan dulu sendiri, lalu cek pembahasannya di bagian bawah tiap soal.

#1Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebutkan bahwa Indonesia mengimpor lebih dari 3 juta ton beras pada 2023, sekaligus kerap mengklaim swasembada pangan. Istilah "paradoks" digunakan wacana untuk menggambarkan situasi ini. Manakah penjelasan yang paling tepat mengapa situasi tersebut disebut paradoks?
  • AKarena beras yang diimpor kualitasnya lebih buruk dari beras lokal, sehingga tidak masuk akal untuk mengimpornya
  • BKarena impor beras dalam jumlah besar secara bersamaan dengan klaim swasembada menunjukkan kontradiksi antara narasi kebijakan dan realitas data produksi
  • CKarena impor beras berasal dari negara yang produktivitasnya lebih rendah dari Indonesia, seperti Thailand
  • DKarena pemerintah Indonesia seharusnya mengekspor beras, bukan mengimpornya, mengingat luasnya lahan pertanian yang dimiliki
  • EKarena harga beras impor lebih mahal dari beras lokal sehingga merugikan konsumen dan petani sekaligus
Pembahasan
Paradoks dalam konteks ini adalah kontradiksi logis antara dua pernyataan yang berlawanan: mengklaim swasembada (mandiri pangan) sekaligus mengimpor jutaan ton komoditas yang seharusnya bisa diproduksi sendiri. Ini adalah inkonsistensi antara retorika kebijakan dan data empiris, yang tepat disebut paradoks.
#2Soal ContohSedang Tingkat
Grafik menunjukkan investasi infrastruktur meningkat dari Rp 290T (2015) menjadi Rp 468T (2023), namun LPI Score hanya naik dari 2,65 menjadi 3,07. Apa yang paling tepat disimpulkan dari ketidakseimbangan ini?
  • AInvestasi infrastruktur Indonesia terbukti tidak efektif karena setelah hampir satu dekade dan ratusan triliun rupiah digelontorkan, skor LPI yang dicapai masih jauh di bawah rata-rata negara ASEAN lainnya
  • BLPI bukan indikator yang tepat untuk mengevaluasi infrastruktur Indonesia karena metodologi Bank Dunia tidak memperhitungkan kondisi geografis kepulauan yang unik dan tantangan konektivitas antarpulau yang dihadapi Indonesia
  • CPenurunan investasi pada 2020 menjadi Rp 281T menunjukkan bahwa pemerintah secara sadar mengerem belanja infrastruktur setelah menilai kapasitas yang terbangun sudah mencukupi kebutuhan logistik nasional jangka menengah
  • DKenaikan LPI yang tidak proporsional dengan besarnya investasi mengindikasikan faktor non-fisik seperti pungli dan inefisiensi operasional turut menghambat efisiensi logistik — investasi fisik saja tidak cukup
  • EKenaikan LPI dari 2,65 ke 3,07 adalah bukti nyata keberhasilan program infrastruktur pemerintah dan menjadi argumen kuat untuk terus meningkatkan anggaran pembangunan fisik di seluruh wilayah Indonesia
Pembahasan
Investasi naik hampir 2× lipat (+61%) namun LPI hanya naik 0,42 poin (+16%). Ketidakseimbangan ini selaras dengan wacana: biaya logistik tetap tinggi (23,5% PDB) karena masalahnya bukan hanya fisik infrastruktur, tetapi juga kelembagaan dan operasional yang tidak ikut diperbaiki.
#3Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut biaya logistik Indonesia mencapai 23,5% dari PDB dibandingkan rata-rata ASEAN 13%. Jika PDB Indonesia 2023 sebesar Rp 20.900 triliun, estimasi biaya logistik berlebih yang bisa dihemat jika Indonesia mencapai standar ASEAN adalah?
  • ASekitar Rp 200 triliun per tahun, angka yang relatif kecil dan menunjukkan bahwa inefisiensi logistik Indonesia sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan skala ekonomi nasional yang sudah sangat besar
  • BSekitar Rp 4.908 triliun karena seluruh biaya logistik Indonesia sebesar 23,5% dari PDB dianggap sebagai pemborosan yang seharusnya bisa dieliminasi jika sistem logistik dikelola dengan standar internasional terbaik
  • CSekitar Rp 2.194 triliun, yaitu selisih 10,5% dari PDB antara biaya logistik Indonesia dan rata-rata ASEAN — angka ini setara lebih dari 4,5× anggaran infrastruktur tahunan dan mencerminkan beban tersembunyi yang ditanggung seluruh pelaku ekonomi
  • DTidak dapat dihitung secara bermakna karena biaya logistik adalah komponen inheren dari struktur PDB setiap negara dan perbandingan lintas negara tidak memperhitungkan perbedaan struktur ekonomi serta kondisi geografis
  • ESekitar Rp 500 triliun, dengan asumsi Indonesia hanya mampu mengurangi separuh dari kesenjangan biaya logistik terhadap rata-rata ASEAN dalam horizon waktu kebijakan yang realistis selama 10 tahun ke depan
Pembahasan
Selisih = 23,5% − 13% = 10,5% dari PDB. Nilai = 10,5% × Rp 20.900T ≈ Rp 2.194T. Ini adalah excess logistics cost di atas standar ASEAN — lebih dari 4× anggaran infrastruktur tahunan Rp 468T — yang memperjelas urgensi reformasi logistik secara menyeluruh.
#4Soal ContohSedang Tingkat
Tabel menunjukkan 'Perizinan Digital' (waktu 11,5 hari) berstatus 'Progres Signifikan' namun 'Implementasi OSS' (38% kab/kota) berstatus 'Kritis.' Apa yang paling tepat dapat disimpulkan dari ketidakselarasan dua indikator ini?
  • AProgram OSS berhasil secara menyeluruh karena penurunan waktu perizinan dari 48 hari menjadi 11,5 hari mencerminkan efektivitas implementasi di seluruh kabupaten/kota Indonesia
  • BCapaian 11,5 hari kemungkinan hanya mencerminkan daerah yang sudah mengimplementasikan OSS penuh, sementara 62% kabupaten/kota lainnya masih menghadapi proses jauh lebih lama, rata-rata nasional menutupi ketimpangan implementasi yang sesungguhnya
  • CAngka 38% implementasi OSS sebenarnya sudah cukup baik mengingat sistem ini baru diluncurkan dan adopsi teknologi di daerah membutuhkan waktu adaptasi yang tidak bisa dipaksakan
  • DWaktu perizinan 11,5 hari sudah melampaui benchmark ASEAN terbaik 7 hari, sehingga fokus reformasi sebaiknya dialihkan ke indikator birokrasi lain yang masih jauh lebih tertinggal
  • EIndikator perizinan digital dan implementasi OSS mengukur dimensi yang berbeda sehingga membandingkan keduanya secara langsung tidak akan menghasilkan analisis yang valid dan bermakna
Pembahasan
Ini adalah contoh klasik rata-rata yang menyesatkan. Waktu 11,5 hari dihitung dari daerah yang sudah mengimplementasikan OSS (38%). Di 62% kabupaten/kota yang belum implementasi penuh, proses masih jauh lebih lama. Jika hanya 38% yang sudah sistem, rata-rata 11,5 hari adalah rata-rata dari minoritas yang sudah maju bukan gambaran nasional yang representatif.
#5Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut hanya 18,3% ASN yang memiliki kompetensi digital memadai dan hanya 11,7% yang pernah dilatih dalam 3 tahun terakhir, dari total 4,28 juta ASN. Berdasarkan data ini, estimasi mana yang paling mendekati jumlah ASN yang perlu dilatih untuk mencapai target 70% kompetensi digital?
  • ASekitar 500.000 ASN karena sebagian besar sudah belajar mandiri melalui internet dan platform digital yang tersedia secara gratis maupun berbayar
  • BSekitar 2,2 juta ASN dari selisih 51,7% antara target 70% dan capaian 18,3%, dikalikan 4,28 juta ASN angka yang sangat besar dan membutuhkan program pelatihan terstruktur dalam skala nasional
  • CSeluruh 4,28 juta ASN perlu dilatih ulang karena kompetensi lama dianggap sudah tidak relevan dengan kebutuhan transformasi digital pemerintahan saat ini
  • DTidak perlu menghitung jumlah pasti karena yang terpenting adalah meningkatkan kualitas materi pelatihan, bukan seberapa banyak ASN yang mengikutinya
  • ECukup melatih sekitar 100.000 ASN di posisi kunci karena mereka akan menjadi agen perubahan yang mentransfer pengetahuan digital kepada rekan dan bawahan
Pembahasan
Perhitungan langsung: target 70% - capaian 18,3% = gap 51,7%. Dari 4,28 juta ASN, 51,7% = sekitar 2,21 juta orang. Ini adalah angka yang luar biasa besar — ekuivalen dengan hampir seluruh penduduk kota Jakarta. Skala ini menunjukkan bahwa pelatihan sporadis tidak akan cukup; dibutuhkan program sistemik berskala nasional dengan mekanisme delivery yang inovatif (e-learning, blended learning, dsb.).
#6Soal ContohSedang Tingkat
Dalam konteks tantangan demografis Jepang, mengapa TFR secara konsisten di bawah 2,1 dianggap sebagai masalah yang signifikan bagi masa depan negara tersebut, dan implikasi spesifik apa yang mungkin ditimbulkannya bagi ekonomi dan masyarakat?
  • ATFR yang rendah menunjukkan populasi yang stabil, mengurangi beban ekonomi dan tantangan sosial.
  • BTFR di bawah 2,1 menandakan pertumbuhan populasi, yang dapat menyebabkan tingkat pengangguran yang lebih tinggi.
  • CTFR di bawah 2,1 mengakibatkan populasi menua dan angkatan kerja menyusut, berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan sistem kesejahteraan sosial.
  • DTFR yang rendah berkontribusi pada peningkatan keragaman tenaga kerja, yang mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan keharmonisan sosial.
  • ETFR mengakibatkan produktivitas kerja yang meningkat demi memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.
Pembahasan
Total Fertility Rate (TFR) di bawah 2,1 menunjukkan bahwa rata-rata setiap wanita memiliki kurang dari 2,1 anak selama hidupnya. Tingkat ini dikenal sebagai "tingkat penggantian", jumlah yang diperlukan untuk mempertahankan populasi yang stabil dari waktu ke waktu. Ketika TFR turun di bawah ambang batas ini, itu mengarah pada populasi yang menua, karena jumlah individu muda yang menggantikan angkatan kerja dan populasi yang menua semakin sedikit. Hal ini dapat dilihat pada poin faktor pada wacana.
#7Soal ContohSedang Tingkat
Apa tiga faktor utama yang berkontribusi terhadap rendahnya TFR Jepang dan apa langkah-langkah kebijakan potensial yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan ini secara efektif?
  • APerubahan norma sosial, tekanan ekonomi, dan populasi yang menua; menerapkan insentif pajak untuk keluarga besar dan kebijakan tempat kerja yang fleksibel.
  • BMeningkatnya harapan hidup, budaya tempat kerja, dan tekanan ekonomi; memperkenalkan program pendidikan untuk mempromosikan nilai-nilai keluarga dan membatasi jam kerja.
  • CMengubah norma sosial, budaya tempat kerja, dan populasi yang menua; menerapkan dukungan pengasuhan anak yang komprehensif, skema perumahan yang terjangkau, dan pendidikan keluarga berencana.
  • DTekanan ekonomi, budaya tempat kerja, dan peningkatan harapan hidup; memperkenalkan usia pensiun wajib untuk mendorong keluarga berencana lebih awal dan pertumbuhan penduduk.
  • EPerubahan norma hukum, perubahan ekonomi, dan budaya tempat kerja; menerapkan program KB yang ditetapkan dan diawasi oleh pemerintah.
Pembahasan
Tiga faktor utama penyebab rendahnya TFR Jepang dapat dilihat pada poin faktor pada wacana. Untuk mengatasi tantangan ini secara efektif, Jepang dapat menerapkan langkah-langkah kebijakan berikut: a) Dukungan Pengasuhan Anak Komprehensif: Meningkatkan akses ke fasilitas penitipan anak yang terjangkau dan berkualitas tinggi akan mendorong keluarga untuk memiliki anak sekaligus memungkinkan orang tua, terutama ibu, untuk berpartisipasi dalam angkatan kerja. b) Skema Perumahan yang Terjangkau: Memberikan insentif dan dukungan untuk perumahan yang terjangkau akan meringankan beberapa tekanan ekonomi, sehingga lebih memungkinkan bagi keluarga muda untuk merencanakan masa depan mereka. c) Pendidikan Keluarga Berencana: Melaksanakan program pendidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keluarga berencana dan keseimbangan kehidupan kerja berpotensi mempengaruhi norma dan sikap sosial terhadap pembentukan keluarga.
#8Soal ContohSedang Tingkat
Apa akibat dari kebakaran hutan di Indonesia terhadap negara tetangga?
  • AHilangnya keanekaragaman hayati
  • BDeforestasi
  • CDampak buruk pada kualitas udara dan kesehatan
  • DEmisi gas rumah kaca
  • EPenghancuran habitat alami
Pembahasan
Asap dan kabut dari kebakaran hutan Indonesia mempengaruhi negara tetangga, menyebabkan penurunan kualitas udara dan menyebabkan masalah kesehatan bagi penduduk. Hal ini sesuai dengan pernyataan pada paragraf ketiga.
#9Soal ContohSedang Tingkat
Keluarga ingin menyisihkan Rp1 juta tambahan untuk investasi. Apa yang sebaiknya mereka lakukan?
  • AMengurangi biaya makan dan hiburan masing-masing Rp500 ribu
  • BMengurangi tabungan Rp1 juta
  • CMengurangi biaya pendidikan Rp1 juta
  • DMencari penghasilan tambahan Rp1 juta
  • ESemua salah
Pembahasan
Karena penghasilan keluarga sudah terpakai seluruhnya untuk kebutuhan bulanan, solusi paling bijak adalah mencari penghasilan tambahan sebesar Rp1 juta. Opsi ini memungkinkan keluarga menyisihkan dana investasi tanpa harus mengorbankan biaya makan, pendidikan, tabungan, maupun kebutuhan lainnya.
#10Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut bahwa 80% anggaran pendidikan terserap untuk belanja rutin. Implikasi kebijakan paling logis dari fakta ini adalah?
  • APemerintah harus segera memangkas gaji guru agar lebih banyak anggaran tersedia untuk program peningkatan mutu
  • BMenambah total anggaran pendidikan di atas 20% APBN agar sisa 20% yang tersedia untuk program mutu menjadi lebih besar secara absolut
  • CReformasi struktur belanja pendidikan diperlukan, bukan hanya menambah anggaran total, dengan mengoptimalkan efisiensi belanja rutin agar proporsi untuk peningkatan kualitas dapat ditingkatkan
  • DPemerintah sebaiknya menyerahkan pengelolaan pendidikan sepenuhnya kepada swasta agar lebih efisien
  • EKondisi ini sudah optimal karena gaji guru adalah investasi SDM yang secara langsung meningkatkan mutu pembelajaran
Pembahasan
Wacana mengidentifikasi masalah pada struktur belanja, bukan semata-mata jumlah anggaran. Solusi yang paling konsisten dengan diagnosis ini adalah reformasi struktur mengoptimalkan belanja rutin agar ruang fiskal untuk peningkatan mutu membesar. Ini adalah respons kebijakan yang proporsional dan berbasis fakta.
#11Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut 46% siswa kelas 6 SD belum mencapai kemampuan membaca minimum. Seorang analis menyimpulkan: "Masalah ini cukup diselesaikan dengan memperbanyak buku teks di sekolah-sekolah." Penilaian paling tepat atas simpulan tersebut adalah?
  • ASimpulan tepat karena kurangnya buku teks adalah penyebab utama rendahnya literasi siswa Indonesia
  • BSimpulan tepat secara parsial adalah buku teks penting, namun wacana menunjukkan akar masalah lebih dalam: kualitas guru yang tidak merata dan tidak memadai, sehingga buku teks saja tidak cukup
  • CSimpulan salah karena masalah literasi di Indonesia sepenuhnya disebabkan oleh kemiskinan keluarga, bukan faktor sekolah
  • DSimpulan tepat karena Program Merdeka Belajar sudah membuktikan bahwa distribusi buku adalah kunci keberhasilan
  • ESimpulan tidak dapat dinilai karena wacana tidak menyebutkan data ketersediaan buku teks di sekolah
Pembahasan
Pilihan B menunjukkan pemikiran kritis yang berimbang: tidak menolak solusi buku teks sepenuhnya (karena memang bisa berkontribusi), namun menempatkannya dalam konteks yang lebih besar. Wacana dengan jelas menunjukkan bahwa akar masalah ada pada kualitas dan distribusi guru, faktor yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan menambah buku teks.
#12Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebutkan bahwa hanya 21% UMKM yang teronboardkan ke platform digital, padahal UMKM menyumbang 61% PDB. Kesimpulan manakah yang paling tepat dari dua fakta ini secara bersamaan?
  • AUMKM tidak membutuhkan digitalisasi karena kontribusi PDB-nya sudah sangat besar tanpa harus go digital
  • BDigitalisasi UMKM adalah prioritas yang tidak mendesak karena ekonomi Indonesia sudah tumbuh dengan baik
  • CTerdapat potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat besar yang belum terealisasi: mayoritas kontributor PDB terbesar masih beroperasi di luar ekosistem digital, sehingga digitalisasi UMKM dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi inklusif yang signifikan
  • DData ini membuktikan bahwa ekonomi digital tidak sepenting yang diklaim, karena 79% UMKM yang belum digital tetap mampu menyumbang PDB besar
  • EPemerintah harus mewajibkan 100% UMKM untuk go digital dalam waktu 2 tahun agar kontribusi PDB meningkat lebih cepat
Pembahasan
Kombinasi dua fakta ini kontribusi PDB besar (61%) namun adopsi digital rendah (21%) secara logis menunjukkan ruang pertumbuhan yang sangat besar jika UMKM dapat masuk ke ekosistem digital. Ini adalah kesimpulan yang proporsional, berbasis data, dan didukung narasi wacana tentang "peluang besar" ekonomi digital Indonesia.
#13Soal ContohSedang Tingkat
Grafik menunjukkan GMV ekonomi digital terus naik, namun laju penambahan UMKM digital mulai melambat setelah 2021. Kondisi ini paling tepat diartikan sebagai…
  • AEkonomi digital Indonesia mendekati titik jenuh karena hampir semua UMKM yang bisa go digital sudah bergabung
  • BPertumbuhan GMV yang terus meningkat meskipun adopsi UMKM melambat menunjukkan bahwa nilai transaksi per UMKM meningkat, bukan karena UMKM baru yang masuk
  • CKenaikan GMV yang berkelanjutan sementara adopsi UMKM melambat mengindikasikan bahwa pertumbuhan nilai ekonomi digital lebih banyak dinikmati oleh pemain besar bukan UMKM baru sehingga digitalisasi belum inklusif
  • DData ini membuktikan bahwa program digitalisasi pemerintah sudah berhasil karena nilai ekonomi terus tumbuh
  • EKondisi ini normal dan tidak perlu dikhawatirkan karena semua ekosistem digital pasti mengalami perlambatan adopsi setelah fase awal pertumbuhan pesat
Pembahasan
Divergensi antara GMV yang terus naik dan adopsi UMKM yang melambat adalah sinyal penting: pertumbuhan nilai tidak diikuti oleh pertumbuhan inklusivitas. Wacana mendukung ini dengan menyebut "pertumbuhan ekonomi digital yang pesat belum sepenuhnya dinikmati oleh UMKM." Ini adalah bacaan analitis yang paling dalam dan paling didukung oleh kombinasi data grafik dan narasi wacana.
#14Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyatakan bahwa transformasi digital UMKM memerlukan "ekosistem yang menyeluruh: infrastruktur konektivitas, literasi digital, akses permodalan, dan pasar yang kondusif." Intervensi tunggal manakah yang memiliki dampak paling terbatas jika dilakukan tanpa dukungan komponen ekosistem lainnya?
  • APembangunan infrastruktur internet di seluruh daerah terpencil tanpa program literasi digital yang menyertai
  • BProgram KUR Digital (kredit usaha rakyat berbasis digital) tanpa dukungan konektivitas internet di daerah penerima
  • CPelatihan digital marketing intensif selama seminggu tanpa akses pasar dan modal yang memadai pasca-pelatihan
  • DSubsidi smartphone untuk seluruh pelaku UMKM tanpa ekosistem pembayaran digital dan pasar online yang berkembang
  • ESemua pilihan di atas memiliki dampak sama-sama terbatas karena setiap intervensi tunggal pasti gagal tanpa ekosistem yang lengkap
Pembahasan
Ini adalah soal yang menguji pemahaman mendalam atas argumen wacana. Wacana dengan tegas menyatakan bahwa transformasi digital UMKM memerlukan ekosistem yang menyeluruh bukan satu elemen saja. Setiap pilihan A–D menggambarkan intervensi tunggal yang valid namun tidak memadai sendirian. Pilihan E mencerminkan pemahaman holistik atas argumen wacana: semua intervensi parsial memiliki keterbatasan serupa jika tidak didukung komponen lain.
#15Soal ContohSedang Tingkat
Berdasarkan tabel, Sulawesi Tengah memiliki jumlah kejadian bencana yang lebih sedikit dari Jawa Barat (287 vs 842), namun kerugian ekonominya justru lebih besar (Rp 22,6 triliun vs Rp 18,4 triliun). Manakah penjelasan yang paling logis berdasarkan data tabel?
  • ASulawesi Tengah memiliki ekonomi yang lebih besar dari Jawa Barat sehingga setiap bencana menimbulkan kerugian yang lebih tinggi secara absolut
  • BSulawesi Tengah mengalami bencana dengan skala individu yang lebih besar dan kapasitas adaptasinya jauh lebih rendah (Indeks 29 vs 48) dengan EWS aktif hanya 31%, sehingga setiap kejadian bencana menyebabkan dampak yang jauh lebih destruktif
  • CData kerugian ekonomi Sulawesi Tengah kemungkinan besar tidak akurat karena jumlah bencananya lebih sedikit
  • DJawa Barat memiliki sistem asuransi bencana yang lebih baik sehingga kerugian ekonominya lebih kecil meskipun bencana lebih sering terjadi
  • EPerbedaan ini tidak bisa dijelaskan dari data tabel karena jenis bencananya mungkin berbeda antara dua provinsi tersebut
Pembahasan
Tabel menyediakan variabel yang relevan untuk menjelaskan paradoks ini: Sulawesi Tengah memiliki Indeks Kapasitas sangat rendah (29) dan cakupan EWS hanya 31% jauh di bawah Jawa Barat (48 dan 62%). Kapasitas respons yang lemah menyebabkan tiap kejadian bencana berpotensi menjadi lebih destruktif. Ini adalah penjelasan berbasis data yang tersedia dalam tabel, tanpa asumsi di luar data.
#16Soal ContohSedang Tingkat
Laporan IPCC mengingatkan bahwa dunia harus segera mengurangi emisi untuk mencegah pemanasan global melebihi 1,5 derajat Celsius dalam 20 tahun ke depan. Sebagai kepala negara, Anda diberi mandat untuk merancang kebijakan guna mengurangi emisi dalam skala besar. Apa yang menjadi prioritas utama kebijakan yang harus Anda terapkan?
  • AMeningkatkan industri yang bergantung pada bahan bakar fosil dan memperlambat transisi energi terbarukan.
  • BMenyusun kebijakan yang mendukung pengurangan emisi, investasi dalam teknologi hijau, dan pendidikan mengenai pentingnya perubahan iklim.
  • CMengurangi dana untuk riset dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
  • DFokus pada kebijakan yang hanya menguntungkan industri besar dan mengabaikan sektor-sektor yang lebih kecil.
  • ESemua jawaban benar
Pembahasan
Prioritas utama harus fokus pada pengurangan emisi dengan cara mendukung teknologi ramah lingkungan dan edukasi masyarakat agar perubahan iklim dapat segera ditangani.
#17Soal ContohSedang Tingkat
Apa inti dari laporan IPCC?
  • APenyebab utama pemanasan global adalah manusia dan diperlukan suatu aturan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil
  • BManusia menjadi penyebab utama pemanasan global dan harus ada tindakan untuk mengurangi emisi agar suhu tidak melewati ambang batas
  • CPenyebab utama pemanasan global adalah manusia sehingga timbul berbagai bencana alam di belahan dunia
  • DManusia menjadi penyebab utama pemanasan global dan bagaimana gambaran yang ditimbulkan dari pemanasan global
  • ESemua jawaban benar
Pembahasan
Laporan IPCC menegaskan bahwa manusia adalah penyebab utama perubahan iklim, khususnya melalui emisi gas rumah kaca yang berasal dari aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil. Untuk mencegah suhu global naik lebih dari 1,5 derajat Celsius dalam 20 tahun, diperlukan langkah-langkah besar dan segera untuk mengurangi emisi karbon dan memitigasi dampak pemanasan global.
#18Soal ContohSedang Tingkat
PCC melaporkan bahwa cuaca ekstrem, seperti angin topan dan gelombang panas, akan semakin parah jika emisi tidak dikurangi. Mengingat dampak perubahan iklim yang semakin memburuk, langkah-langkah apa yang dapat diambil oleh masyarakat untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem di masa depan?
  • AMengadopsi gaya hidup hemat energi dan mengurangi konsumsi barang-barang yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan.
  • BMenghentikan semua kegiatan industri di negara berkembang untuk mengurangi polusi.
  • CMengabaikan perkembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan untuk menjaga ekonomi.
  • DMeningkatkan aktivitas pertanian konvensional tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.
  • ESemua jawaban benar
Pembahasan
Langkah individu, seperti menghemat energi dan mengurangi konsumsi barang-barang yang menimbulkan polusi, dapat membantu menekan dampak perubahan iklim sehingga pada akhirnya mengurangi terjadinya cuaca ekstrem.
#19Soal ContohSedang Tingkat
Bagaimana suatu negara dapat memitigasi dampak perubahan iklim agar suhu rata-rata global tidak melebihi 1,5 derajat Celsius dalam waktu 20 tahun?
  • AMengurangi penggunaan energi fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.
  • BMeningkatkan produksi dan penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin.
  • CMenunda pembaruan teknologi untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi.
  • DMengabaikan kebijakan perubahan iklim karena dampaknya belum terlihat.
  • ESemua jawaban benar
Pembahasan
Untuk memitigasi perubahan iklim, langkah-langkah yang dilakukan perlu difokuskan pada pengurangan emisi karbon, salah satunya melalui peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
#20Soal ContohSedang Tingkat
Bagaimana seni dapat dikatakan baik?
  • ASemakin banyak karya seni yang dihasilkan, semakin baik seni tersebut
  • BSemakin dekat seni mencapai tujuannya, semakin baik seni tersebut
  • CSeni yang memiliki pengetahuan lebih banyak lebih baik
  • DSeni yang dipahami oleh banyak orang lebih baik
  • ESeni yang mudah dipahami oleh generasi baru lebih baik
Pembahasan
Wacana ini menekankan bahwa tujuan seni adalah untuk menyampaikan perasaan yang berharga dan relevan bagi umat manusia, dan semakin dekat seni mencapai tujuan ini, semakin baik kualitas seni tersebut.
#21Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut bahwa angka prevalensi gangguan mental dari Riskesdas 2023 (9,8%) diyakini merupakan underestimate. Manakah penjelasan yang paling tepat berdasarkan informasi dalam wacana dan tabel?
  • AKarena metode survei Riskesdas menggunakan sampel yang terlalu kecil sehingga tidak representatif secara nasional
  • BKarena banyak pekerja — terutama di sektor informal dan buruh manufaktur — tidak mencari bantuan profesional akibat stigma dan akses terbatas, sehingga kasus mereka tidak tertangkap dalam data formal
  • CKarena angka 9,8% hanya mencakup penduduk di Pulau Jawa, tidak termasuk wilayah timur Indonesia
  • DKarena gangguan mental ringan seperti stres tidak dihitung dalam survei Riskesdas, yang hanya mengukur gangguan jiwa berat
  • EKarena pekerja informal tidak memiliki kartu identitas formal sehingga tidak dapat masuk dalam database survei pemerintah
Pembahasan
Wacana secara eksplisit menyebutkan dua sebab underestimate: "rendahnya tingkat pencarian bantuan profesional akibat stigma dan keterbatasan akses layanan kesehatan jiwa." Tabel memperkuat ini: pekerja informal (akses 3,2%) dan buruh manufaktur (akses 8,6%) hampir tidak punya akses ke layanan, sehingga kasus mereka sangat kecil kemungkinannya terdeteksi dalam data survei formal.
#22Soal ContohSedang Tingkat
Apa tantangan utama yang dihadapi oleh sektor e-commerce di Indonesia?
  • AMeningkatnya harga barang elektronik
  • BMenjaga kepercayaan konsumen terkait keaslian produk dan pengiriman
  • CKurangnya platform yang menawarkan barang fashion
  • DPenurunan jumlah pengguna internet
  • EPenurunan permintaan produk konsumsi
Pembahasan
Tantangan utama yang dihadapi sektor e-commerce adalah menjaga kepercayaan konsumen mengenai keaslian produk dan pengiriman yang efisien.
#23Soal ContohSedang Tingkat
Faktor utama yang mempengaruhi perkembangan sektor e-commerce di Indonesia adalah?
  • ASemakin banyaknya pengguna internet dan perangkat mobile
  • BKenaikan harga barang elektronik
  • CPeningkatan minat terhadap belanja produk fashion
  • DPenurunan jumlah pengguna belanja offline
  • EMeningkatnya jumlah platform e-commerce
Pembahasan
Wacana menyebutkan bahwa perkembangan e-commerce di Indonesia dipicu oleh semakin banyaknya pengguna internet dan perangkat mobile, yang memungkinkan konsumen untuk lebih mudah berbelanja online.
#24Soal ContohSedang Tingkat
Apa yang harus dilakukan untuk memastikan pembangunan bendungan selesai tepat waktu?
  • AMempercepat pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur
  • BMengurangi jumlah pekerja proyek.
  • CMenghentikan proyek lain yang tidak terkait.
  • DMengurangi kapasitas bendungan lama.
  • ESemua salah
Pembahasan
Penyelesaian bendungan baru dalam waktu 3 tahun sangat bergantung pada kelancaran tahap awal pembangunan, terutama pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur dasar. Jika proses ini mengalami keterlambatan, maka tahapan konstruksi selanjutnya juga akan tertunda. Oleh karena itu, dengan mempercepat pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur, hambatan utama proyek dapat diminimalkan sehingga proses pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal dan bendungan selesai tepat waktu.
#25Soal ContohSedang Tingkat
Dari 10 provinsi penghasil karet terbesar, 7 diantaranya berada di Sumatera. Bagaimana ini bisa terjadi?
  • AKarena Sumatera berada di bagian barat Indonesia
  • BKarena Sumatera memiliki lahan perkebunan yang luas dan subur
  • CKarena Sumatera memiliki jumlah petani karet yang banyak
  • DKarena Sumatera memiliki teknologi pertanian yang canggih
  • EKarena Sumatera memiliki akses yang baik ke pasar karet internasional
Pembahasan
Dari wacana di atas dikatakan alasan Sumatera menjadi penghasil karet terbesar adalah karena lahan perkebunan yang luas dan subur untuk pertumbuhan karet.
#26Soal ContohSedang Tingkat
Apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat yang menyumbang lebih dari 80% produksi karet di Indonesia?
  • APemberian pendidikan dan pelatihan tentang teknik-teknik bertani yang modern dan efisien
  • BPemberian bantuan dalam bentuk bibit unggul dan pupuk
  • CPemberian akses ke pasar karet internasional
  • DPemberian bantuan finansial untuk pengembangan perkebunan
  • ESemua jawaban benar
Pembahasan
Untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, berbagai cara dapat dilakukan, termasuk pendidikan dan pelatihan, bantuan bibit dan pupuk, akses ke pasar internasional, dan bantuan finansial.
#27Soal ContohSedang Tingkat
Apa tantangan utama yang dihadapi petugas kesehatan masyarakat selama gelombang kedua pandemi di Indonesia pada Juli 2021?
  • AMenerapkan penguncian nasional
  • BPengadaan alat pelindung diri (APD) yang cukup untuk tenaga kesehatan
  • CMemastikan kecukupan pasokan vaksin COVID-19
  • DMengontrol penyebaran varian virus baru
  • EMenegakkan denda untuk ketidakpatuhan dengan langkah-langkah pencegahan
Pembahasan
Selama gelombang kedua pandemi COVID-19 di Indonesia pada Juli 2021, tantangan utama yang dihadapi oleh petugas kesehatan masyarakat adalah mengendalikan penyebaran varian virus baru yang muncul. Pengungkapan tersebut menyebutkan bahwa situasi tersebut semakin diperparah dengan munculnya varian virus baru, yang menjadi tantangan tambahan bagi para pejabat. Sementara pilihan lain (A, B, C, dan E) mungkin juga merupakan aspek penting dari respons pandemi, munculnya varian virus baru disorot sebagai tantangan yang signifikan selama periode tersebut.
#28Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut Bank Dunia memperkirakan 40% penduduk Indonesia hidup rentan atau hampir miskin, namun hanya 9,36% yang resmi tercatat miskin. Implikasi paling kritis dari kesenjangan angka ini terhadap desain program perlindungan sosial adalah…
  • AData kemiskinan resmi Indonesia tidak bisa dipercaya karena pasti dimanipulasi untuk kepentingan politik
  • BProgram yang hanya menyasar 9,36% penduduk miskin resmi akan meninggalkan jutaan orang rentan tanpa perlindungan saat menghadapi guncangan ekonomi, sehingga desain program perlu memperluas cakupan ke kelompok rentan
  • CIndonesia harus segera menurunkan garis kemiskinan agar angkanya mendekati 40% sehingga lebih banyak orang berhak menerima bantuan
  • DKesenjangan ini tidak relevan selama anggaran perlindungan sosial terus meningkat setiap tahunnya
  • ESemua penduduk dalam 40% terbawah harus secara otomatis menerima seluruh program bantuan sosial yang tersedia
Pembahasan
Kesenjangan 9,36% vs 40% menunjukkan bahwa jika program hanya menarget yang resmi miskin, maka sekitar 30% penduduk lainnya yang rentan tidak mendapat perlindungan. Wacana menegaskan ini: "guncangan kecil dapat kembali mendorong mereka jatuh miskin." Ini adalah implikasi kebijakan paling kritis yang langsung bersumber dari teks.
#29Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut celah korupsi "bergeser ke tahap perencanaan anggaran dan spesifikasi teknis" yang "sulit dipantau secara digital." Implikasi kebijakan antikorupsi yang paling tepat merespons pergeseran ini adalah…
  • AMemperluas sistem e-procurement ke lebih banyak instansi agar digitalisasi pengadaan semakin menyeluruh
  • BMenambah jumlah penyidik KPK agar lebih banyak kasus pengadaan dapat ditangani setiap tahun
  • CMemperkuat pengawasan berbasis keahlian teknis pada tahap perencanaan melalui audit teknis independen dan pelibatan masyarakat sipil berkompetensi sektoral karena digitalisasi saja tidak cukup mendeteksi manipulasi di tahap awal
  • DMembatalkan semua proyek pengadaan yang sedang berjalan hingga sistem pengawasan baru selesai dibangun
  • EMenyerahkan seluruh proses pengadaan kepada pihak swasta agar terbebas dari intervensi birokrasi pemerintah
Pembahasan
Wacana menyebut celah bergeser ke tahap yang "sulit dipantau secara digital dan membutuhkan pengawasan berbasis pengetahuan teknis." Respons yang tepat adalah pengawasan berbasis kompetensi teknis di tahap perencanaan, bukan memperluas digitalisasi yang sudah berjalan namun tidak menyentuh masalah baru ini.
#30Soal ContohSedang Tingkat
Wacana menyebut ekspor ekonomi kreatif Indonesia hanya USD 23 miliar, jauh di bawah potensi, dibandingkan Korea Selatan yang menghasilkan USD 12,8 miliar dari K-Pop saja. Perbandingan ini paling tepat digunakan untuk mendukung argumen bahwa…
  • AIndonesia harus meniru model K-Pop Korea Selatan secara langsung dengan menciptakan genre musik yang serupa dan mengekspor artis Indonesia ke pasar global
  • BKorea Selatan tidak relevan sebagai pembanding karena memiliki populasi dan luas wilayah yang sangat berbeda dari Indonesia
  • CIndonesia memiliki basis konten kreatif yang jauh lebih besar dari Korea Selatan (kuliner, fashion, kriya, dll.) namun belum membangun ekosistem ekspor konten yang sistematis, menunjukkan bahwa peluang peningkatan ekspor ekraf sangat besar jika ekosistemnya dibangun dengan baik
  • DEkspor ekonomi kreatif seharusnya bukan prioritas Indonesia karena pasar domestik sudah cukup besar dengan kontribusi Rp 1.300 triliun
  • EPerbandingan dengan Korea Selatan tidak valid karena Korea memiliki bahasa yang lebih mudah diterima secara global dibandingkan bahasa Indonesia
Pembahasan
Wacana menggunakan perbandingan dengan Korea Selatan untuk mengilustrasikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar yang belum dioptimalkan — bukan untuk menyarankan peniruan langsung. Poin utamanya: Korea membangun "ekosistem ekspor konten kreatif secara sistematis," sesuatu yang belum dilakukan Indonesia meski basis kreatifnya jauh lebih beragam. Ini adalah kesimpulan yang paling konsisten dengan argumen wacana.

Mau berlatih dengan timer? Kerjakan 45+ soal Pemecahan Masalah dalam mode simulasi CAT.

Mulai Latihan Pemecahan Masalah
FAQ

Pertanyaan Umum

Apakah contoh soal Pemecahan Masalah (LPDP) ini gratis?

Ya, seluruh contoh soal Pemecahan Masalah (LPDP) beserta pembahasannya bisa diakses gratis di RuangTes. Daftar akun untuk latihan lebih banyak soal dan simulasi tryout penuh.

Apakah setiap soal dilengkapi pembahasan?

Ya. Setiap contoh soal disertai pembahasan langkah demi langkah beserta kunci jawaban yang ditandai, sehingga kamu paham konsep, bukan sekadar menghafal jawaban.

Berapa banyak soal LPDP yang tersedia di RuangTes?

Tersedia 45+ soal LPDP di RuangTes, tersebar di latihan per subtopik dan tryout simulasi CAT dengan timer realistis.

Bagaimana cara latihan Pemecahan Masalah dengan timer?

Buka menu Latihan Pemecahan Masalah atau tryout LPDP di RuangTes untuk mengerjakan soal dalam mode simulasi CAT lengkap dengan timer, navigasi nomor, dan skor otomatis.

Tryout

Tryout LPDP

Simulasikan Pemecahan Masalah bersama subtes lain di tryout penuh dengan timer realistis.

Lihat semua tryout
SoalLebih Banyak

Kuasai Pemecahan Masalah LPDP

Daftar gratis untuk akses ratusan soal Pemecahan Masalah dengan pembahasan, analisis kelemahan, dan rekomendasi latihan.